Share it

Mengenai Saya

Foto Saya
Pontianak, Kal- Bar, Indonesia
Cerita Cinta; kecintaan dengan; Jesus

Sabtu, 20 November 2010

Pengertian Kelangkaan

KELANGKAAN

Di dalam buku Paket Ekonomi, mereka menyatakan : Di dalam kehidupan dan untuk memenuhi kebutuhannya, manusia memerlukan pemuas kebutuhan. Namun, kebutuhan manusia itu tidak terbatas dan selalau dihadapkan kepada terbatasnya alat pemuas kebutuhan. Namun, kebutuhan manusia itu tidak terbatas dan selalu di hadapkan kepada terbatasnya alat pemuas kebutuhan (benda dan jasa/sumber daya), sehingga menyebabkan kebutuhan tidak dapat terpenuhi/ terjadi kekurangan. Suatu keadaan dimana kebutuhan manusia tidak terbatas dihadapkan dengan alat pemuas yang terbatas, disebut kelangkaan.
Kelangkaan menurut buku terbitan PENERBIT TITIAN ILMU, dari Bandung menyatakan : Pengertian dari kelangkaan dengan memakai rumus berikut ini:
Jumlah Barang atau Jasa < Jumlah Kebutuhan


Dalam buku ini di sebutkan juga istilah kelangkaan dalam ilmu ekonomi biasa di sebut scariaty.
Kelangkaan menurut pendapat Sonia, saat dimana barang – barang pemuas kebutuhan untuk setiap mahluk hidup sudah hampir habis, setelah di pakai secara terus- menerus oleh makhluk hidup itu sendiri.
Kelangkaan menurut buku Lembar Kerja Siswa, menyatakan : Kelangkaan adalah suatu permintaan atau kebutuhan manusia (masyarakat) akan barang atau jasa lebih besar atau lebih banyak daripada tersedianya barang atau jasa tersebut, dan cara untuk memperolehnya memerlukan suatu pengorbanan tertentu.
Kelangkaan menurut buku YUDHISTIRA : Suatu keadaan dimana kebutuhan manusia yang tidak terbatas di hadapkan dengan alat pemuas yang terbatas.
Dalam kehidupan, manusia selalu dihadapkan kepada berbagai masalah. Masalah timbul karena adanya kesenjangan antara keinginan dan kenyataan. Keinginan manusia tidak terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhannya terbatas. Karena keterbatasan alat pemuas inilah manusia dituntut arif dalam penggunaan sumberdaya yang terbatas dalam menghasilkan barang dan jasa agar dapat mengimbangi keinginannya yang tidak terbatas dan untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan.
Kelangkaan menurut www.edukasinet.com, menyatakan : Sumber daya atau faktor produksi yang terbatas meliputi tanah, tenaga kerja, modal dan pengusaha. Faktor produksi tanah adalah hal terpenting karena segala sesuatu harus didirikan di atas tanah dan jumlahnya semakin menyusut. Bila kita membangun gedung di suatu lahan tanah, maka kita akan kehilangan lahan untuk bermain bola, kita bangun jalan raya maka lahan untuk pemukiman rakyat berkurang.
Demikian halnya dengan tenaga kerja, modal dan pengusaha, semakin banyak kita menghasilkan jaksa maka akan semakin sedikit dokter yang dihasilkan. Semakin banyak pegulat yang dihasilkan maka semakin sedikit pesenam yang dihasilkan.

Bila modal yang digunakan lebih mengutamakan memproduksi sepeda motor, maka akan sedikit modal untuk pembuatan pesawat tempur. Keterbatasan sumberdaya akan menimbulkan masalah bagi manusia, setiap masalah yang ada akan menimbulkan sebuah peluang. Masalah yang timbul akan menjadikan peluang bagi orang lain.

Contoh:
(+) Naiknya biaya angkutan kota akan memberikan peluang bagi para produsen dan penjual sepeda motor untuk memproduksi dan memasarkan sepeda motor dalam jumlah besar.
(+) Sulitnya mendapatkan pekerjaan, akan memberikan peluang bagi penyelenggara pelatihan entrepreneurship untuk memberikan trik-trik khusus.
Apa yang terbersit di benak kalian ketika mendengar istilah kelangkaan? Apakah mengenai hilangnya kedelai di pasaran? Ataukah mengenai minyak tanah atau elpiji yang mendadak lenyap di pasar sehingga membuat banyak ibu-ibu/bapak-bapak harus mengantri di penyalur-penyalur minyak tanah atau elpiji? Kedua contoh di atas menggambarkan bentuk kelangkaan. Manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tidak pernah ada puasnya. Kebutuhan manusia beraneka ragam dan terus-menerus ada. Hari ke hari kebutuhan manusia semakin bertambah banyak baik jumlah, mutu, dan coraknya. Pertambahannya itu tidak sebanding dengan sumber daya yang tersedia. Oleh karena itu, akan ada sebagian orang yang tidak mendapatkan alat pemuas kebutuhan yang diinginkan, entah karena tidak mampu mengeluarkan pengorbanan yang disyaratkan (biaya tidak terjangkau) atau karena barang sudah habis. Kondisi di atas dapat disebut sebagai kelangkaan. Jadi kelangkaan dapat diartikan situasi atau keadaan di mana jumlah sumber daya yang ada dirasakan kurang atau tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan manusia. Menurut ilmu ekonomi, kelangkaan mempunyai dua makna, yaitu:
a. terbatas, dalam arti tidak cukup dibandingkan dengan banyaknya kebutuhan manusia.
b. terbatas, dalam arti manusia harus melakukan pengorbanan untuk memperolehnya.


Secara garis besar kami menyimpulkan bahwa pengertian dari kelangkaan adalah keterbatasan dalam alat pemuas untuk memenuhi kebutuhan segala makhluk hidup.

Tidak ada komentar: